Minggu, 04 Maret 2012

TAMENG WOJO

Ajian Tameng Waja
Ajian Tameng Waja sudah dikenal sejak jaman kerajaan nusantara, mulai dipopulerkan sejak jaman kerajaan Mataram dan Demak Bintoro, Orang yang menguasai ajian tameng waja akan memiliki kekuatan badan dan kekebalan dahsyat, ibarat tubuhnya dilapisi oleh tameng yang terbuat dari besi baja, sehingga seseorang yang menguasai ajian ini tidak akan mempan diserang dengan senjata tajam atau bahkan senjata api sekalipun.
Tetapi untuk menguasai ajian tameng waja ini tidaklah mudah, sebab diperlukan syarat dan lelaku yang sangat berat, seperti dibawah ini :
Pada awal bulan Muharrom (2 Suro) mulai menjalani puasa 40 hari tanpa putus, puasa ini dilakukan sebanyak 3x bulan Muharrom atau 3 tahun berturut-turut.
Selama menjalani puasa, setiap tengah malam habis sholat tahajjud membaca mantra rapalan Ajian tameng waja sebanyak 21x kali pada seember air yang selanjutnya digunakan untuk mandi keramas.
Selama menjalani puasa, setiap habis sholat fardhlu (Isya’) dilanjutkan dengan Sholat Sunat Taubat dan membaca istighfar sebanyak 1000x.
Berikut ini Bacaan do’a, matra – rapalan Ajian Tameng Waja tersebut :
Bismillahirrohmanirrohiim,
Niat Ingsun amatek Aji Tameng Waja
Klambiku Wesi Kuning, Sekilan Segemblok kandhele
Ototku Kawat Balungku Wesi
Kulitku Tembaga, Dagingku Waja
Kep-Karekep Barukut,
Kinemulan Waja inten Mekangkang
Sacengkal, Sakilan, Sadempu
Sakehing braja datan nedasi
Mimis bedhil nglumpruk kadi kapuk
Tan tumowo ing badanku
Saka kersaning Allah,
Ya Qowiyyu, Ya Matiin … 3x.
AJIAN ILMU PENGASIHAN
Ilmu Pengasihan adalah yang fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. Ilmu Pengasihan / Marhabah umumnya berkaitan dengan masalah percintaan antar manusia, yakni upaya supranatural untuk membuat hati seseorang yang anda tuju menjadi bersimpati dan timbul rasa sayang dan cinta yang mendalam.
Ilmu ini banyak dimanfaatkan oleh para pemuda/pemudi lajang yang masih ‘ngejomblo’ untuk membuat kekasih pujaan hati jatuh cinta padanya. Ilmu Pengasihan ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding dan dapat juga dipakai untuk menamnggil kembali / memulangkan orang yang pergi minggat.
Selain ilmu Pengasihan Ilmu Kejawen juga mengenal adanya Ilmu Kewibawaan yang biasanya dimanfaatkan untuk menambah daya kharisma kepemimpinan dan menguatkan sugesti terhadap kata-kata yang diucapkan. Orang yang menguasai Ilmu Kewibawaan dengan sempurna akan disegani masyarakat dan tidak satupun orang yang mampu melawan perintahnya apalagi berdebat. Bisa dikatakan bila Anda memiliki ilmu ini Anda akan mudah mempengaruhi dan membuat orang lain menuruti setiap perintah Anda tanpa membantah, berdebat dan berpikir panjang.
Beberapa Ajian Ilmu Pengasihan dan Kewibawaan yang penulis ketahui antara lain : Ajian Jaran Goyang, Ajian Semar Mesem, Ajian Selasih Ireng, Ajian Semar Kuning, Ajian Silu Janggah, Ajian Semar Nangis, Ajian Dewa Manik, Ajian Wijaya Kusumo, Ajian Menjangan Putih, Ajian Tangkur Boyo, Ajian Alu Goro, Ajian Gelap Sayuto, Ajian Senggoro Macan, dll. Sebagai bonus untuk anda para pengunjung blog ini, Saya akan berbagi dua Amalan Ajian Ilmu Pengasihan yaitu : Ajian Jaran Goyang dan Ajian Wijaya Kusumo. Apabila anda berminat untuk mempelajari ajian Ilmu Pengasihan dan kewibawaan yang lain dapat diperoleh dalam “Kitab Ilmu Kejawen Lengkap” yang bisa diperoleh dan dipesan melalui jalur pribadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar